|
Artha Prima Finance mendapat peringkat BBB / Stable Outlook |
|
Thursday, 26 April 2012 05:13 |
|
PT. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) pada tanggal 11 April 2011 memberikan peringkat korporasi BBB dengan prospek "Stabil" kepada PT. Artha Prima Finance (APF). Pada saat yang sama, Pefindo juga memberikan peringkat BBB kepada surat hutang jangka pendek (MTN I/2012) APF sebesar Rp 50 miliar yang akan diterbitkan pada awal bulan Mei 2012. Prospek "Stabil" yang diberikan Pefindo kepada APF mencerminkan posisi perusahaan yang cukup kuat dalam industri pembiayaan mobil bekas dan kualitas aset perusahaan yang sangat baik. APF telah menunjuk PT. Andalan Artha Advisindo Sekuritas sebagai arranger untuk penerbitan MTN I/2012 perusahaan. |
|
Last Updated on Thursday, 03 May 2012 08:45 |
|
Read more...
|
|
Artha Prima Finance bukukan laba bersih 2011 Rp 36.18 Miliar |
|
Written by Simon Pratama
|
|
Friday, 16 March 2012 13:52 |
|
PT. Artha Prima Finance (APF) telah menyelesaikan audit laporan posisi keuangan untuk tahun 2011. Selama tahun 2011 APF telah membukukan laba bersih sebesar Rp 36.18 miliar. Jumlah ini naik sebesar 4.28% dibanding laba bersih tahun 2010 sebesar Rp 34.70 miliar. Selain itu aset perusahaan pada tahun 2011 naik 21.06% menjadi sebesar Rp 1.04 triliun, dibanding aset perusahaan pada tahun 2011 sebesar Rp 861.21 miliar. |
|
Last Updated on Tuesday, 20 March 2012 07:07 |
|
Read more...
|
|
Pencapaian Target Pembukaan Cabang dan Pertumbuhan Laba Sebesar 15% |
|
Written by Simon Pratama
|
|
Monday, 07 November 2011 05:01 |
|
PT. Artha Prima Finance telah berhasil memenuhi target pembukaan kantor cabang sebanyak 8 cabang baru, sehingga jumlah total kantor cabang menjadi 58 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Secara keseluruhan, 8 kantor cabang yang dibuka berada di wilayah Kalimantan Barat (1 cabang), wilayah Jawa Barat dan Banten (3 cabang), wilayah Sumatera (3 cabang) dan wilayah Sulawesi Utara (1 cabang).
Selain tercapainya target pembukaan cabang, perusahaan juga mengalami kebaikan laba sebelum pajak yang sampai dengan bulan Oktober 2011 telah meningkat 15% menjadi Rp 41.54 miliar, dibanding dengan laba sebelum pajak pada bulan Oktober tahun lalu sebesar Rp 36.1 miliar. Laba sebelum pajak sampai dengan bulan Oktober 2011 setelah penyesuaian PSAK terbaru adalah Rp 37.34 miliar. |
|
Last Updated on Wednesday, 09 November 2011 03:16 |
|
Read more...
|
|
Laba Artha Prima Finance Meningkat 20% pada Semester I |
|
Written by Simon Pratama
|
|
Wednesday, 07 September 2011 03:10 |
|
JAKARTA (IFT) - PT Artha Prima Finance, perusahaan pembiayaan mobil skala menengah, membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 24 miliar pada semester I 2011 atau mengalami peningkatan sebesar Rp 20% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 20 miliar. Menurut direksi perusahaan, kenaikan laba sebelum pajak tersebut salah satunya disebabkan efisiensi yang dilakukan perusahaan selama ini. Junus E. Leatemia, Direktur Utama Artha Prima, mengatakan efiesiensi yang dilakukan perusahaan adalah dengan menekan biaya operasional untuk penyaluran pembiayaan. "Kami juga berusaha untuk mengurangi rasio kredit macet sepanjang tahun ini. Selain itu kami juga sedang melakukan perbaikan sistem pelayanan agar lebih efisien sehingga dapat meningkatkan keuntungan kami," tambahnya.Menurut Junus, selain karena efisiensi, kenaikan laba bersih ini juga didorong oleh penyaluran pembiayaan Arthaprima yang mencapai Rp 600 miliar pada semester I 2011, naik 12,35% dari Rp 534 miliar pada semester I 2010. Menurut Junus, minimnya kenaikan pembiayaan ini dikarenakan pembiayaan mobil bekas perusahaan tidak tumbuh maksimal. |
|
Last Updated on Tuesday, 13 September 2011 04:26 |
|
Read more...
|